Lebih dari 25 persen lansia di atas usia 65 tahun tidak memiliki satu gigi pun yang tersisa. Itu adalah angka yang mencengangkan. Ini juga bukan hanya tentang usia. Kecelakaan, genetika, dan kebersihan mulut yang buruk juga berkontribusi terhadap kehilangan gigi pada individu yang lebih muda. Ketika gigi asli tersebut hilang, manusia harus mencari pengganti gigi buatan. Gigi palsu. Implan. Mereka mungkin memperbaiki tampilan senyuman Anda, tetapi tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan aslinya.
Saat ini, kami tidak dapat menumbuhkan kembali gigi. Namun para ilmuwan telah memperoleh kemajuan yang mengesankan dalam bidang regenerasi gigi. Mereka sering kali mengambil petunjuk dari spesies lain. Aligator dan ikan buntal adalah dua contohnya. Hewan ini dapat dengan mudah menumbuhkan kembali gigi yang hilang. Aligator yang perkasa mempunyai gigitan yang kuat. Ia mampu meregenerasinya dengan mengganti gigi yang hilang sebanyak 50 kali seumur hidupnya. Ikan buntal kecil juga memiliki keterampilan serupa. Ia menciptakan pita dentin baru untuk menggantikan paruhnya yang seperti gigi jika aus atau rusak.
Dengan mempelajari rincian molekuler tentang bagaimana hewan-hewan ini menumbuhkan kembali gigi, para ilmuwan berharap mereka dapat merekayasa sel induk agar manusia dapat melakukan hal yang sama. Ingatlah bahwa ini bukanlah sel induk yang mungkin Anda kaitkan dengan janin. Mereka adalah sel induk alami yang sudah ada di dalam gigi Anda.
Perbaikan Sel Induk yang Diaktifkan Laser
Sekelompok peneliti mengebor lubang pada gigi tikus. Kemudian mereka mengarahkan laser tingkat rendah ke dalam lubang tersebut. Dengan memaparkan pulpa di dalam gigi pada cahaya, para ilmuwan dapat memprogram sel induk di dalam pulpa untuk membangun kembali dentin yang hilang. Ini secara efektif meregenerasi gigi. Jika penelitian ini dapat direplikasi pada manusia, maka ini bisa menjadi cara non-invasif pertama untuk memperbaiki gigi. Ini akan memungkinkan orang untuk memulihkan senyum mereka tanpa perawatan gigi yang ekstensif.
Suntikan Hidrogel dan Alternatif Saluran Akar
Sebuah studi terpisah mengembangkan hidrogel. Terbuat dari peptida, protein, dan obat-obatan, mereka disuntikkan ke dalam pulpa di bawah gigi. Hidrogel ini dirancang untuk mendorong sel induk menghidupkan kembali gigi. Tujuannya adalah menghilangkan kebutuhan akan perawatan saluran akar yang menyakitkan. Lebih baik lagi, hidrogel larut setelah gigi diregenerasi. Ini tidak meninggalkan apa pun yang dapat membahayakan tubuh atau mengganggu kesehatan normal mulut.
Apa Artinya Bagi Senyuman Anda
Meskipun metode ini masih dalam tahap percobaan, namun menawarkan potensi besar untuk masa depan kedokteran gigi. Kami beralih dari model “bor dan isi”. Bayangkan sebuah dunia di mana gigi yang rusak bukanlah hukuman seumur hidup karena implan dan mahkota gigi. Ini adalah kemunduran sementara yang dapat diperbaiki oleh tubuh Anda sendiri.
Teknologi semakin maju. Ilmunya solid. Namun untuk saat ini, hindari aligator. Tidak peduli betapa ramahnya senyuman mereka. Gigi asli Anda tidak tergantikan. Sampai tiba saatnya Anda bisa menumbuhkannya kembali.


























