Додому Minat Wanita Masak & Resep Air Aprikot Buatan Sendiri (Kayısı Hoşafı) Resep Pencernaan Ramadhan

Air Aprikot Buatan Sendiri (Kayısı Hoşafı) Resep Pencernaan Ramadhan

Ada yang istimewa dari segelas tinggi Kayısı Hoşafı. Ini lebih dari sekedar minuman. Itu sebuah ritual. Apalagi saat Ramadhan, saat meja buka puasa mengerang karena beratnya makanan berat, air aprikot ini menjadi sultan meja. Membantu pencernaan. Itu membuat tubuhmu dingin. Berbeda dengan minuman kemasan, menyiapkannya di rumah tidak menjamin adanya bahan tambahan apa pun. Hanya buah, gula, dan rempah-rempah.

Berikut cara melakukannya dengan benar: Tidak ada jalan pintas.

Bahan-bahan asli dibutuhkan

Anda tidak membutuhkan dapur yang penuh dengan rempah-rempah eksotis. Keunggulan resep ini adalah kesederhanaannya. Pikirkan keseimbangan antara kegetiran aprikot dan manisnya sirup.

  • 1 mangkuk aprikot kering: Pilih yang montok dan berwarna gelap. Bentuknya tetap lebih baik selama proses perebusan.
  • 1 liter air: Air keran secukupnya. Lebih baik memfilternya.
  • 1,5 cangkir gula: Sesuaikan dengan toleransi rasa manis. Keasaman aprikot kering bervariasi.
  • 2 siung: Tinggal sedikit saja. Ini bisa mengalahkan rasa buah yang lembut.
  • Satu batang kayu manis: Ini batang kayu manis utuh, bukan bubuknya. Bubuknya membuat sirup menjadi keruh.
  • 1 sdt jus lemon: Ini adalah senjata rahasia Anda. Mencerahkan rasa dan mencegah aprikot berubah warna.

Persiapkan langkah demi langkah

Pertama, cuci aprikot kering. Air hangat adalah yang terbaik di sini. Biarkan agak melunak sebelum dimasukkan ke dalam panci. Potong menjadi kubus. Jangan lewatkan ini. Aprikot utuh membutuhkan waktu lebih lama untuk direndam dan mungkin sulit untuk dimakan nantinya.

Saat Anda menyiapkan buah, didihkan air dalam panci besar. Saat air mendidih, tambahkan aprikot. Masak itu.

Sekarang tambahkan gula. Berikutnya adalah batang kayu manis. Meski artikel aslinya menyebutkan jahe, resep standarnya menggunakan cengkeh dan kayu manis untuk menciptakan rasa hangat dan pedas. Jika Anda suka yang lebih pedas, tambahkan sepotong kecil jahe segar. Jika tidak, gunakan bumbu yang tercantum di atas.

Didihkan selama sekitar 10-15 menit. Dengan cara ini aprikot menyerap sirup, bukan larut ke dalam pasta. Ini harus tetap sedikit keras.

Angkat panci dari api. Ini adalah langkah penting. Jangan biarkan dengan api besar setelah menambahkan jus lemon. Kemudian tambahkan 1 sendok teh jus lemon dan aduk. Keasaman menstabilkan warna dan memberikan kecerahan yang dibutuhkan untuk memotong gula.

Dinginkan sepenuhnya. Jangan terburu-buru. Jika Anda menuangkan cairan panas ke dalam gelas, gelas bisa retak atau dingin secara tidak merata. Jika ingin menikmatinya secara mewah, sajikan dingin.

Mengapa ini baik untuk tubuh Anda

Anda mungkin bertanya-tanya mengapa kombinasi ini sangat dianjurkan saat puasa. Ini bukan sekadar tradisi.

  1. Rehidrasi: Kandungan air yang tinggi pada aprikot membantu mengisi kembali cairan yang hilang sepanjang hari.
  2. Pencernaan: Tanin aprikot kering dipadukan dengan bumbu penghangat seperti kayu manis dan cengkeh
Exit mobile version