Karpet merah di Festival Film Cannes telah lama menjadi panggung fesyen berisiko tinggi, di mana batas antara seni dan provokasi sering kali diuji. Meskipun beberapa tahun terakhir telah terjadi pergeseran ke arah kesopanan—didorong oleh peraturan tahun 2025 yang lebih ketat yang secara efektif melarang ketelanjangan di karpet merah—sejarah festival ini diselingi oleh momen-momen pemaparan yang berani.
Sebelum tren “pakaian telanjang” menghadapi penolakan peraturan, Cannes adalah salah satu dari sedikit platform global tempat para selebriti dengan percaya diri menampilkan siluet radikal. Meskipun kedatangan Kelly Rutherford pada tahun 2026 dengan gaun tipis memicu perdebatan baru, contoh ketelanjangan paling ikonik tetap menjadi bagian dari warisan festival.
Pergeseran Aturan Karpet Merah
Lanskap fesyen Cannes berubah secara dramatis dengan diperkenalkannya peraturan baru pada tahun 2025. Pedoman ini secara eksplisit melarang ketelanjangan di karpet merah, menandakan berakhirnya era di mana penampilan topless ditoleransi atau dirayakan. Pergeseran ini menimbulkan pertanyaan tentang keseimbangan antara ekspresi artistik dan kesusilaan publik dalam acara media internasional.
Meskipun terdapat pembatasan-pembatasan ini, daya tarik dari “tampilan telanjang” tetap ada. Ketika Kelly Rutherford muncul pada tahun 2026 dengan mengenakan gaun yang berada di ambang transparansi, hal itu menimbulkan kehebohan, membuktikan bahwa khalayak dan media masih bereaksi keras terhadap pakaian yang melanggar batas. Namun, momen-momen modern ini hanyalah gema dari masa lalu yang lebih permisif.
Momen Eksposur yang Ikonik
Meskipun gaun tipis Saint Laurent Bella Hadid pada tahun 2024 sering disebut-sebut sebagai contoh ketelanjangan karpet merah terbaru yang paling terkenal, dia bukanlah yang pertama. Arsip festival mengungkap sejarah selebriti yang memilih untuk telanjang bulat, termasuk:
- Bella Hadid (2024): Penampilan Saint Laurentnya yang transparan langsung menjadi bahan perbincangan budaya, mendominasi berita utama dan diskusi media sosial tentang transparansi dalam mode.
- Aktris Topless: Sebelum pembatasan baru-baru ini, beberapa aktris datang tanpa busana, menantang gagasan tradisional tentang kesopanan di karpet merah.
- Royal Exposure: Bahkan anggota keluarga kerajaan pun telah berpartisipasi dalam tren ini, membebaskan puting susu di karpet merah Cannes dan mengaburkan batas antara sikap aristokrat dan budaya selebriti modern.
Mengapa Itu Penting
Momen-momen ini bukan hanya tentang nilai kejutan; mereka mencerminkan percakapan budaya yang lebih luas tentang otonomi tubuh, norma gender, dan peran perempuan di mata publik. Larangan ketelanjangan di Cannes menyoroti a



























