Tren kebugaran terbaru yang melanda media sosial melibatkan penambahan beban pergelangan tangan saat berjalan kaki sehari-hari. Meskipun jalan kaki sendiri merupakan olahraga berdampak rendah yang sangat efektif, pertanyaannya tetap ada: apakah beban di pergelangan tangan benar-benar meningkatkan manfaatnya, atau hanya sekadar tren TikTok? Para ahli kebugaran mengatakan jawabannya berbeda-beda.

Daya Tarik Perlawanan Tambahan

Beban pergelangan tangan, yang populer sejak tahun 1970-an dan baru-baru ini dihidupkan kembali oleh merek seperti Bala Bangles, dipasarkan sebagai cara untuk meningkatkan intensitas dan membangun daya tahan otot. Ide intinya sederhana: menambahkan resistensi membuat aktivitas apa pun menjadi sedikit lebih sulit, berpotensi membakar lebih banyak kalori dan melibatkan lebih banyak otot. Namun, para ahli memperingatkan agar tidak mengharapkan pertumbuhan otot yang signifikan.

Menurut Claudette Sariya, pelatih pribadi bersertifikat di New York City, beban di pergelangan tangan tidak akan membentuk otot. Sebaliknya, hal tersebut dapat membuat jalan kaki menjadi lebih menantang dan dapat menyebabkan hilangnya lemak di sekitar lengan, sehingga memberikan penampilan yang lebih jelas. Namun peningkatan pembakaran kalori dari beban ringan pada pergelangan tangan kemungkinan besar minimal.

Cara Menggunakan Beban Pergelangan Tangan dengan Aman

Jika Anda memilih untuk bereksperimen dengan beban pergelangan tangan, bentuk yang tepat adalah kuncinya. Sariya merekomendasikan untuk menjaga siku tetap tertekuk pada sudut 90 derajat saat berjalan, mirip dengan postur berlari. Untuk tantangan ekstra, bicep curl dapat dilakukan jika nyaman dan terkoordinasi. Dewan Latihan Amerika menyarankan untuk menjaga berat badan antara satu hingga tiga pon untuk menghindari ketegangan sendi.

Apakah Beban Pergelangan Tangan Layak?

Pada akhirnya, efektivitas beban pergelangan tangan bergantung pada niat. Jika hal tersebut memotivasi Anda untuk lebih banyak bergerak, hal tersebut dapat menjadi tambahan yang bermanfaat untuk rutinitas Anda. Memasukkannya ke dalam kardio dua kali seminggu selama 40 menit adalah titik awal yang baik. Namun, untuk pengembangan otot yang serius, latihan kekuatan khusus tetap jauh lebih efektif.

Hasilnya akan bervariasi. Pemula mungkin melihat perubahan lebih cepat dibandingkan mereka yang sudah aktif secara fisik, namun dampak keseluruhannya mungkin tidak kentara. Jika beban di pergelangan tangan menambah semangat saat berjalan-jalan, gunakanlah beban tersebut. Namun jangan mengharapkan transformasi dramatis tanpa latihan yang konsisten dan tepat sasaran.

Intinya: beban di pergelangan tangan dapat meningkatkan rutinitas berjalan kaki, namun hal ini bukanlah jalan pintas menuju pertumbuhan otot yang signifikan. Faktor terpenting tetaplah gerakan yang konsisten dan rencana kebugaran yang menyeluruh.